Membuat USB bootable Menggunakan dd

Membuat USB bootable Menggunakan dd
Hati-Hati Memilih Disk (Sebelum dd)

Salah pilih target disk = semua isi drive bisa terhapus permanen. Jadi sebelum menulis ISO, pastikan kamu benar-benar tahu mana HDD/SSD dan mana flashdisk.

Identifikasi Flashdisk

Jalankan:

lsblk

Contoh output:

NAME   MAJ:MIN RM   SIZE RO TYPE MOUNTPOINTS
sda      8:0    0 476.9G  0 disk
├─sda1   8:1    0 111.8G  0 part /
├─sda2   8:2    0     1M  0 part
├─sda3   8:3    0  14.9G  0 part [SWAP]
└─sda4   8:4    0 350.3G  0 part /home
sdb      8:16   1  14.6G  0 disk
├─sdb1   8:17   1   2.6G  0 part
├─sdb2   8:18   1     5M  0 part
├─sdb3   8:19   1   300K  0 part
└─sdb4   8:20   1    12G  0 part

Ciri Flashdisk

Perhatikan kolom berikut:

  • SIZE → cocok dengan ukuran flashdisk (misal 14–16GB)
  • RM=1 → artinya removable (biasanya USB)
  • TYPE = disk

Pada contoh di atas:

sdb  8:16  1  14.6G  0 disk

👉 Jadi flashdisk adalah /dev/sdb

Warning

Pastikan yang kamu pilih benar. Jangan asal kira.


Sebelum menulis ISO, unmount dulu:

sudo umount /dev/sdb*

Tulis ISO ke Flashdisk

Gunakan dd:

sudo dd bs=4M if=archlinux-2026.03.01-x86_64.iso of=/dev/sdb status=progress oflag=sync

Penjelasan Singkat:

  • bs=4M → mempercepat proses
  • if= → file ISO
  • of= → target disk (⚠️ tanpa angka partisi, langsung /dev/sdb)
  • status=progress → tampilkan progres
  • oflag=sync → pastikan data benar-benar tertulis

Pastikan Semua Data Tersimpan

Setelah selesai:

sync

Tunggu sampai prompt kembali muncul.


Selesai

Flashdisk sekarang siap dipakai untuk boot.